Rabu, 07 November 2018

Matematika Informatika

STRUKTUR ALJABAR

  1. Apakah Himpunan Q = {4,3} termasuk Semigrup, jika a * b = b.a ?

Penyelesaian:
Semigrup → 1. Tertutup
                     2. Asossiatif
a.       Pembuktian tertutup
a = 4 , b = 3
a * b = 3.4
               = 12 → Terutup

b.      Pembuktian Assosiatif
(a * b) * c     =    a * (b * c)
         (b.a) * c     =    a * (c.b)
        r  * c     =    a * s
            c.r     =    s.a        
        c(b.a)    =    (c.b).a
        3(3.4)    =    (3.3)4
              36   =     36
Jadi operasi a * b = b.a termasuk semi grup


  2. Buktikan bahwa operasi * termasuk dalam monoid dengan a*b = ½ (a+b) untuk himpunan bilangan asli.

Penyelesaian:
a.       Tertutup
      Misal  : a = 1       b = 2
                        a*b = ½ (a+b)
                               = ½(1+2)
                               =½ (3)
                               = 3/2
karena 3/2 bukan termasuk bilangan asli dan tidak tertutup , maka operasi * tidak termasuk dalam monoid

  3. Diketehui A = {1,2,3,4}. Apakah A termasuk dalam semigrup dalam operasi   penjumlahan (A,+) ?
Penyelesaian:
a.       Tertutup :
Misal a=1 dan b=2
a*b =  a+b
                   =  1+2 = 3     (tertutup)
b.      Asosiatif :
(a*b)*c = a*(b*c)
           (1+2)+3 = 1+(2+3)
                       6 = 6          (asosiatif)
·   Karena Himpunan A bersifat Tertutup dan Asosiatif maka termasuk dalam Semigrup

  4. Diketahui D = { 0 , 1}. Apakah D termasuk Grup dalam operasi penjumlahan?
Penyelesaian:
a.       Tertutup:
         a * b = a + b
                  = 0 + 1
                  = 1         ( Tertutup)
b.      Asosiatif:
( a + b ) + c = a + (b + c)
(0 + 1) + 1 = 0 + (1 + 1)
                  2          =        2             (Asosiatif)
c.       Identitas:
a * e = a
1 + e = 1
                   e = 0 
d.      Invers:
 
Karena memenuhi syarat Tertutup, Asosiatif, Identitas dan invers , maka D termasuk Grup.

  5. Himpunan R adalah bilangan bulat. Tentukan apakah operasi * bersifat grup
a * b = a+b+1

Penyesaian:
a.       Tertutup:
misal : a = 3  b = 4
a * b = a + b + 1
        = 3 + 4 + 1
        = 8
b.      Asosiatif

             (a * b) * c = a * (b * c)
      (a + b + 1) * c = a * (b + c + 1)
                     x * c =  a * y
               x + c +1 = a + y + 1
(a + b + 1) + c +1 = a + (b + c + 1) + 1
       a + b + c + 2 = a + b + c + 2

c.       Identitas
       a * e = a
a + e + 1 = a
            e = a – a – 1
            e = -1
d.      Invers
        
             
Karena memenuhi syarat Tertutup, Asosiatif, Identitas dan invers , maka a * b = a+b+1 termasuk Grup.

  6. Himpunan R adalah bilangan bulat. Tentukan apakah operasi * bersifat semigrup
a * b = a/b

Penyesaian:
a.       Tertutup:
misal : a = 3  b = 4
a * b = a/b
         = 3/4 (tidak tertutup)

Karena ¾ tidak termasuk bilangan bulat, maka operasi * tidak termasuk dalam semigrup

  7.  Buktikan bahwa operasi * termasuk dalam monoid dengan a*b = ½ (a.b) untuk himpunan bilangan asli.

Penyelesaian:
a.       Tertutup
      Misal  : a = 1       b = 3
                        a*b = ½ (1.3)
                               = ½(1.3)
                               =½ (3)
                               = 3/2
karena 3/2 bukan termasuk bilangan bulat dan tidak tertutup , maka operasi * tidak termasuk dalam monoid

  8. Buktikan bahwa operasi * termasuk dalam monoid dengan D * E = D + 2E untuk himpunan bilangan asli.
Penyelesaian:
a.       Tertutup
      Misal  : D = 5       E = 2
       D * E = D + 2E
                 = 5 + 2.6
                 = 17 (Tertutup)
b.      Asosiatif
  (D * E) * F = D * (E * F)
(D + 2E) * F = D * (E + 2F)
            A * F = D * B
          A + 2F = D + 2B
           (D + 2E) + 2F = D + 2(E+2F)
 D + 2E + 2F = D + 2E + 4F (Tidak Asosiatf)
Karena tidak memunih syarta monoid ( tertutup, Asosiatif dan identitas) maka
D * E = D + 2E tidak termasuk monoid


   9. Misalkan (G,+) = Z4 adalah suatu Grup dan H = {0,2}merupakan Subgrup dari G. Tentukan koset kiri dan koset kanan dari H dalam G.

Penyelesaian :

(G,+) = Z4 = {0, 1, 2, 3}, generatornya 0, 1, 2, dan 3

Koset kiri : 0 + H = 0 + {0,2} = {0,2}

1 + H = 1 + {0,2} = {1,3}
2 + H = 2 + {0,2} = {2,0}
3 + H = 3 + {0,2} = {3,1}

Koset kanan: H + 0 = {0,2} + 0 = {0,2}

H + 1 = {0,2} + 1 = {1,3}
H + 2 = {0,2} + 2 = {2,0}
H + 3= {0,2} + 3 = {3,1}

Sehingga :
0 + H = H + 0= {0,2}
1 + H = H + 1= {1,3}
2 + H = H + 2 = {0,2}
3 + H = H + 3 = {1,3}

Maka koset kiri = koset kanan.

  10.  Misalkan suatu himpunan yang tak kosong Z+ adalah himpunan bilangan bulat positif, didefinisikan x * y = |x – y| bila x ¹ y dan x * x = x untuk setiap x,y Z+. Tunjukan apakah operasi binernya tertutup, komutatif dan assosiatif.

Penyelesaian :
a. Tertutup

Misalkan x = 2 dan y = 3
x * y = 2 * 3 = |2 – 3| =1
x * x = 2 * 2 = 2

x * y dan x * x tertutup tehadap Z+, sehingga x, y Z+

b. Komutatif

x, y Z+, misalkan x = 2 dan y = 3
x * y = 2 * 3 = |2 – 3| = 1
y * x = 3 * 2 = |3 – 2| = 1
x * y = y * x = komutatif

c. Assosiatif

x, y, z Z+, misalkan x = 2 dan y = 3, z = 4

(x * y) * z = (2 * 3) * 4 = |2 – 3| * 4 = |1 – 4| = 3
x * (y * z) = 2 * (3 * 4) = 2 * |3 – 4| = |2 – 1| = 1

(x * y) * z = x * (y * z)  tidak assosiatif

Minggu, 07 Oktober 2018

Contoh Aplikasi New Media


YOUTUBE


 Website sudah tidak asing lagi bagi masyarakat, anak kecilpun mungkin sekarang ini sudah mengenal apa itu namanya website. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang website yang tersedia saat ini khusunya dalam perkembangan New Media beberapa yang akan saya bahasa diantaranya; Youtube, Google+, Twitter, Facebook, dan Blog. Seiring perkembangan internet dan new media mungkin new media (media baru) tersebut sudah tidak asing lagi. Berikut saya akan jelaskan mengenai kekurangan dari enam new media.

Sekarang ini youtube sangat populer sekali karena memiliki banyak sekali manfaat dan kemudahan bagi pengunjungnya.Meskipun demikian sebuah web tidak mungkin tidak memiliki kekurangan. Tetapi disamping memiliki kekurangan web juga pasti memiliki kelebihan. Berikut saya akan membahas  kekurangan dan kelebihan dari youube itu sendiri.

 Kelebihan:

1.  Dengan youtube kita bisa melihan dan mengambil berbagai video yang belum kita lihat di TV sebelumnya,sehingga kita tidak melewatkan informasi maupun infotaiment.
2.    Didalam youtube terdapat menu “search” sehingga apabila kita masukan nama atau jenis video yang mau diambil maka secara otomatis dan cepat akan muncul video yang kita inginkan.
3. Di youtube terdapat berbagai jenis format video yang bisa kita pilih sesuai dengan aplikasi pemutar video yang kita punya.
4. Gambar video di youtube sudah bagus shingga kita nyaman dan jelas apabila kita menontonya.

Kekurangan:

1. Apabila koneksi internet kita lagi lama atau lemot,maka dalam mengambil video di youtube pun akan terganggu dan mungkin kita akan menunggu terlalu lama
2.  Video didalam youtube umumnya memiki ukuran atau kapasitas sangat besar.
3. Youtube tidak menyediakan aplikasi pengambilan video di websitenya,sehingga kita harus mencari aplikasi lain seperti keepvid dan youtube downloader
4. Youtube menyediakan fasilitas upload video bagi siapa saja,sehingga disini dapat disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Contohnya saja upload video porno dan video tentang penghinaan terhadap golongan tertentu.




Tugas SoftSkill Peng. Tek. Internet & New Media

Universitas Gunadarma

Minggu, 18 Maret 2018

TUGAS 2 IBD


MASALAH SOSIAL
KRIMINALITAS




Disusun oleh :
Nama : Muhammad Thariq Syarafi Rachmat
NPM : 54417263
Kelas : 1IA13

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018




Latar Belakang

Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Atau, menghambat terpenuhinya keinginan-keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial. Dalam keadaan normal terdapat integrasi serta keadaan yang sesuai pada hubungan-hubungan antar unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat. Apabila antar unsur-unsur tersebut terjadi bentrokan, maka hubungan-hubungan sosial akan terganggu sehingga mungkin terjadi kegoyahan dalam kehidupan kelompok.

Hingga saat ini mungkin sudah tidak terhitung berapa jumlah tindak kriminalitas yang terjadi di Indonesia. Berbagai tindak pidana pun dilakukan mulai dari pemerkosaan, pencurian motor, perampokkan, ranjau paku, pencurian. Para pelaku pun tak merasa bersalah dengan apa yang meraka lakaukan kepada orang lain. Betapa kejamnya hati mereka yang mementingkan dirinya sendiri. Pidana atau tindak kriminal segala sesuatu yang melanggar hukum atau sebuah tindak kejahatan. Pelaku kriminalitas disebut seorang kriminal. Biasanya yang dianggap kriminal adalah seorang pencuri, pembunuh, perampok, atau teroris. Walaupun begitu kategori terakhir, teroris, agak berbeda dari kriminal karena melakukan tindak kejahatannya berdasarkan motif politik atau paham.

Analisis

Kriminalitas berasal dari kata “crimen” yang berarti kejahatan. Berbagai sarjana telah berusaha memberikan pengertian kejahatan secara yuridis berarti segala tingkah laku manusia yang dapat dipidana ,yang diatur dalam hukum pidana.

Kriminalitas atau tindak kriminal segala sesuatu yang melanggar hukum atau sebuah tindak kejahatan. Pelaku kriminalitas disebut seorang kriminal. Biasanya yang dianggap kriminal adalah seorang pencuri, pembunuh, perampok, atau teroris. Walaupun begitu kategori terakhir, teroris, agak berbeda dari kriminal karena melakukan tindak kejahatannya berdasarkan motif politik atau paham.

Faktor Penyebab Kriminalitas
1)      Tingkat pengangguran yang tinggi membuat orang-orang tidak dapat memenuhi kebutuhan akan kehidupannya, sehingga sering kali orang tersebut mencari jalan pintas agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Contohnya dengan mencuri, memeras, bahkan membunuh. Ini hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah, karena dengan banyaknya pengangguran maka tingkat kriminalitas juga akan terus meningkat.
2)      Kurangnya lapangan pekerjaan membuat tingkat kriminal juga meningkat, karena dengan kurangnya lapangan pekerjaan maka akan menciptakan pengangguran yang banyak. Kurangnya lapangan pekerjaan harus lebih diperhatikan, dan lapangan pekerjaan juga harus dapat mendukung para pekerja untuk dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.
3)      Pemahaman tentang keagamaan masih kurang diterapkan, karena dengan kurangnya pemahaman maka sering kali orang-orang tidak kuat akan cobaan yang diberikan kepadanya. Sehingga saat orang tersebut tidak dapat mencukupi ekonominya, maka orang tersebut melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan dan melanggar ajaran agama.

Penanganan Kriminalitas Untuk Ke Depan
1)      Pemerintah harus lebih prihatin terhadap para pengangguran, dengan memberikan mereka pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan kompentesinya. Dengan memberikan mereka lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya, maka tingkat kriminalitas di kota-kota dapat teratasi dan mereka akan bersungguh-sungguh karena itu pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.
2)      Pemerintah dan para pengusaha harus dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang sesuai, sehingga dapat menampung para pengangguran yang masih membutuhkan pekerjaan. Dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang diciptakan maka pengangguran akan semakin berkurang dan tingkat kriminalitas dapat teratasi.
3)      Pemahaman akan keagamaan harus lebih diperhatikan oleh setiap orang, dengan tingkat keagamaan yang baik maka orang tersebut dapat mengendalikan dirinya terhadap cobaan yang diterima sehingga orang tersebut dapat hidup sesuai dengan ajaran yang diajarkan di agamanya. Pendidikan agama memang sangat penting untuk menjaga sikap hidup yang baik, dan dapat mengatasi diri terhadap hal-hal yang menjurus kepada kriminalitas.
4)    Setiap orang harus menjaga diri dari pergaulan yang tidak baik, sehingga orang tersebut dapat hidup teratur. Dengan pergaulan yang tidak baik kadang membuat perilaku orang berubah, dan membuat mereka akan dianggap orang-orang yang suka bertindak kriminal. Maka dalam bergaul, setiap orang harus dapat menentukan mana pergaulan yang baik dan mana pergaulan yang akan membawa keburukan.



DAFTAR PUSTAKA

TUGAS 1 IBD


IBD
Saya Muhammad Thariq Syarafi Rachmat. Saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri sebagai manusia individu, manusia dalam keluarga, manusia dalam lingkungan tempat tinggal, dan manusia dalam lingkungan kampus.

Saya sebagai manusia individu adalah saya anak pertama dari 3 bersaudara, adek saya cowok dan cewek. Saya itu orangnya ramah kepada orang lain, suka bergaul dengan yang lain dan saya tidak pernah milih – milih teman semua nya saya anggap teman. Saya itu kalau belajar dan ngerjain tugas itu malam-malam agar lebih konsentrasi dan lebih tenang. Saya suka olahraga. Olahraga yang saya suka adalah basket dan futsal.

Saya sebagai manusia dalam keluarga adalah orang yang mandiri, tegas. Saya kalau dirumah itu sering disuruh-disuruh sama orang tua saya mulai dari membeli makanan, membersihkan rumah, menjemur pakaian sampai mengunci pagar pun saya yang disuruh walaupun ada adek saya. Mungkin karna saya anak pertama jadinya begitu.

Saya sebagai manusia dalam lingkungan tempat tinggal adalah saya suka berinteraksi di lingkungan rumah saya. Di daerah rumah saya juga saya banyak mempunyai teman. Saya juga dirumah ikut dalam organisasi karang taruna di blok saya dan PRISMA dimasjid. Alhamdulillah saya dikenal ramah dan baik oleh tetangga rumah saya dan komplek saya.

Saya sebagai manusia dalam lingkungan kampus adalah saya kurang aktif dalam pembelajaran. Saya pun jarang bertanya kepada dosen dan juga saya jarang maju kedepan. saya kalau di kampus itu terbilang pendiam bagi saya, karna saya gak mau macam-macam di kelas. Saya dikampus itu gak ikut sama sekali organisasi karna terlalu padat jadwal kelas dan saya sudah capek juga. Teman dikampus saya juga tidak terlalu banyak